dedicated to: my "Little Fairy"
MENYESAL. Hanya itu yg saat ini ku rasakan. Menyesal dalam melakukan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan dalam mengejar mimpi. Penuh liku dan terjal. Mungkin terdengar klasik, tapi mimpiku hanyalah sebuah belaian kasih sayang yg tak pernah sedikit pun kurasakan. Semua terasa hambar, tidak berasa manis atau pun pahit. Ingin rasanya bisa membunuh asa ku ini. Semua terasa menyesakan dada. Semua memang salah ku yg tidak punya apa-apa. Aku tak bisa melanjutkan perjalanan yg berat ini. Aku hancur, dan aku lelah. Dan sekarang, perjalanan ini berakhir.
Perjalananku dimulai saat ku pertama bertemu dengan mu. Semua terasa menyenangkan. Tawa, sedih, bahagia, kita jalani bersama. Kau datang saat acara ulang tahunku, itu sangat menyenangkan. Bersamamu, perih penatku hilang. Bersamamu, aku mulai merasakan sesuatu yg kucari selama ini. Mulai kutemukan secercah cahaya untuk mendapatkan apa yg selama ini tak pernah aku dapatkan. Lalu kuputuskan untuk melakukan sebuah perjalanan. Perjalanan dari sebuah harapan. Tapi ternyata, setelah ku lakukan perjalanan ini, semuanya harus berakhir seperti ini.
Gagal, salah, gagal, salah, hanya itu yg ada di benakku saat ini. Suara canda tawa mu bersamanya sangat memekakan telingaku. Membuatku teringat akan canda tawaku bersamamu di waktu yg sudah berlalu.
Selamat tinggal, mungkin hanya itu yg bisa ku katakan pada mu. Perjalanan tuk mendapatkan perhatian lebih darimu sudah cukup sampai disini. Disini, semua asa berakhir. Disini, cerita bodoh tentang perjalanan hidupku hanya menjadi bahan lelucon. Aku memang tak pantas untukmu. Tapi canda tawaku bersamamu takkan kulupa.
Alunan melodi dari sebuah piano menyadarkan ku akan keadaan yg tak berpihak padaku. Serenade yg rusak, serusak asaku menegaskan langkahku untuk mundur. Sebuah perjalanan yang takkan pernah ku lupa. Perjalanan dari sebuah harapan, yg berakhir nestapa.
Semoga kau bahagia bersamanya.
Farewell...
This is a story to say goodbye..
MENYESAL. Hanya itu yg saat ini ku rasakan. Menyesal dalam melakukan sebuah perjalanan. Sebuah perjalanan dalam mengejar mimpi. Penuh liku dan terjal. Mungkin terdengar klasik, tapi mimpiku hanyalah sebuah belaian kasih sayang yg tak pernah sedikit pun kurasakan. Semua terasa hambar, tidak berasa manis atau pun pahit. Ingin rasanya bisa membunuh asa ku ini. Semua terasa menyesakan dada. Semua memang salah ku yg tidak punya apa-apa. Aku tak bisa melanjutkan perjalanan yg berat ini. Aku hancur, dan aku lelah. Dan sekarang, perjalanan ini berakhir.
Perjalananku dimulai saat ku pertama bertemu dengan mu. Semua terasa menyenangkan. Tawa, sedih, bahagia, kita jalani bersama. Kau datang saat acara ulang tahunku, itu sangat menyenangkan. Bersamamu, perih penatku hilang. Bersamamu, aku mulai merasakan sesuatu yg kucari selama ini. Mulai kutemukan secercah cahaya untuk mendapatkan apa yg selama ini tak pernah aku dapatkan. Lalu kuputuskan untuk melakukan sebuah perjalanan. Perjalanan dari sebuah harapan. Tapi ternyata, setelah ku lakukan perjalanan ini, semuanya harus berakhir seperti ini.
Gagal, salah, gagal, salah, hanya itu yg ada di benakku saat ini. Suara canda tawa mu bersamanya sangat memekakan telingaku. Membuatku teringat akan canda tawaku bersamamu di waktu yg sudah berlalu.
Selamat tinggal, mungkin hanya itu yg bisa ku katakan pada mu. Perjalanan tuk mendapatkan perhatian lebih darimu sudah cukup sampai disini. Disini, semua asa berakhir. Disini, cerita bodoh tentang perjalanan hidupku hanya menjadi bahan lelucon. Aku memang tak pantas untukmu. Tapi canda tawaku bersamamu takkan kulupa.
Alunan melodi dari sebuah piano menyadarkan ku akan keadaan yg tak berpihak padaku. Serenade yg rusak, serusak asaku menegaskan langkahku untuk mundur. Sebuah perjalanan yang takkan pernah ku lupa. Perjalanan dari sebuah harapan, yg berakhir nestapa.
Semoga kau bahagia bersamanya.
Farewell...
This is a story to say goodbye..