berhenti menghitung hari berganti
menunggu
menunggu
sakit yang kurasa seakan menghilang
saking terbiasanya aku dalam kelam
aliran darah penuh nista
membusuk merusak nadi
menghirup udara kini terasa beracun bagiku
sesak
sesak
meramu asa, menyambung dera
sumpah serapah mulai memudar
karma semakin tersebar
aku lelah menunggu
aku lelah membakar semangat
aku lelah membicarakan matahari yang tak kenal lelah
aku lelah tenggelam terlarut semu
aku bukan matahari
ya, aku bukan matahari
aku hanya seorang yang hanya bisa melangkah sesal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar