Jumat, 16 Juli 2010

Buta

Aku lupa, betapa butanya aku ini. Semua karena memang aku tak pernah merasakan hangatnya senyum salam sapa di pagi hari. Aku buta, tidak bisa bedakan indah dan pedih. Aku buta, karena aku terlalu menyimpan angan tak berguna. Aku buta, karena aku selalu seperti ini, hanya bisa menyesal dan menarik nafas panjang. Aku buta karena aku butuh...

Ketika orang luar berpendapat bahwa aku ini salah langkah, aku terus melaju mengejar sesuatu yang aku rasa terlalu sakit untuk dikejar. Aku lupa, bahwa aku tidak bisa berpikir jernih. Semoga ini hanya pengecualian.

Mungkin aku tau, suatu hari nanti aku bisa memiliki apa yang aku butuhkan, tapi entah hari itu akan datang atau tidak, aku hanya bisa berharap.

Kau berubah, tapi tetap kukejar, semua karena aku buta. Aku buta karena aku butuh. Aku buta, kau sudah pergi dan berubah semenjak hari itu.

Bangku taman tempatku mengeluh pun sudah bosan menerima ku

Ya Tuhan, tolong lembutkan hatinya untuk menyayangiku...
Amin
Terima kasih Tuhan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar